Konten [Tampil]

Mungkin untuk beberapa teman online tahu bahwa saya memiliki dua blog. Sayangnya blog utama saya sudah hilang alias diambil alih orang lain. Ini adalah risiko beli domain murah yang entah siapa penyedianya. Tidak jelas penyedianya dan tidak tahu harus mengadu pada siapa.
Awal mulanya saya mengenal domain atau TLD dari kelas Blogspedia. Di dalam kelasnya diharuskan tiap peserta harus ber TLD setelah mendapatkan materinya. Namun, sah-sah saja jika mendahului untuk membeli domain. Contohnya adalah saya. Di kelas inilah saya diberi penjelesan lebih tepatnya peringatan agar hati-hati memberi domain di penyedia yang tidak jelas keberadaannya.
Saya dulunya tidak tergiur waktu ada orang yang broadcast tentang domain murah. Namun, karena suatu hal saya tertarik untuk membelinya. Jadilah cerita ini terjadi dan saya pun ingin berbagi ke teman-teman untuk hati-hati.
Bagaimana cara menghubunginya? Saya hanya diberi nomor kontak Whatsapp. Kemudian kita disuruh untuk mencantumkan nama domain yang diinginkan. Setelah dicek masih bisa dibeli, maka saya pun mengiyakan.
Cara membayarnya? Gampang, kirim ke nomor handphone DANA si sellernya. Harganya hanya Rp50.000, benar-benar jauh dari harga normal. Kecuali penyedia memberikan promo pembelian pertama itu sih wajar hehe. Kalau ini memang harganya, bukan harga promo.
Apa saja yang didapatkan? Kita akan diberikan akun Cloudflare, hanya untuk pengaturan DNS/proxy. Jadi tidak dapat akun admin domain kita. Benar-benar hanya akun Cloudflare saja.
Kapan mulai merasa janggal? Setelah pembelian, saya merasakan ada kejanggalan. Kenapa pesan WA saya tidak segera dibalas bahkan sampai beberapa hari. Di sinilah saya merasa was was.
Kesalahan saya tidak menanyakan apakah bisa dipindah atau tidak. Bagaimana perpanjangnya nantinya, hal inilah yang tidak saya tanyakan. Terlanjur beli dan saya sudah kadung suka dengan nama domain tersebut akhirnya hanya berdoa semoga baik-baik saja.
Kemudian sehari setelahnya saya mendapatkan materi tentang beli domain harus hati-hati. Jangan sampai beli di tempat abal-abal, apalagi tidak jelas siapa penyedianya. Disitulah saya merasa bimbang, apakah lanjut atau tidak. Sayangnya saya pilih lanjut. Ya sudahlah terima risiko nantinya.
Ketika di pagi hari, saya tadinya mau membuat postingan baru. Untuk mengecek jumlah karakter url, maka saya pun buka blog. Ternyata ada penjelasan bahwa blog sudah diambil alih oleh penyedia domain bernama Godaddy. Bahkan saya dari awal tidak tahu penyedianya. Jadi seller yang menjual ke saya itu tidak mencantumkan darimananya. Tiba-tiba muncullah Godaddy.
Cerita Risiko Beli Domain Murah
Awal mulanya saya mengenal domain atau TLD dari kelas Blogspedia. Di dalam kelasnya diharuskan tiap peserta harus ber TLD setelah mendapatkan materinya. Namun, sah-sah saja jika mendahului untuk membeli domain. Contohnya adalah saya. Di kelas inilah saya diberi penjelesan lebih tepatnya peringatan agar hati-hati memberi domain di penyedia yang tidak jelas keberadaannya.
Saya dulunya tidak tergiur waktu ada orang yang broadcast tentang domain murah. Namun, karena suatu hal saya tertarik untuk membelinya. Jadilah cerita ini terjadi dan saya pun ingin berbagi ke teman-teman untuk hati-hati.
Bagaimana cara menghubunginya? Saya hanya diberi nomor kontak Whatsapp. Kemudian kita disuruh untuk mencantumkan nama domain yang diinginkan. Setelah dicek masih bisa dibeli, maka saya pun mengiyakan.
Cara membayarnya? Gampang, kirim ke nomor handphone DANA si sellernya. Harganya hanya Rp50.000, benar-benar jauh dari harga normal. Kecuali penyedia memberikan promo pembelian pertama itu sih wajar hehe. Kalau ini memang harganya, bukan harga promo.
Apa saja yang didapatkan? Kita akan diberikan akun Cloudflare, hanya untuk pengaturan DNS/proxy. Jadi tidak dapat akun admin domain kita. Benar-benar hanya akun Cloudflare saja.
Kapan mulai merasa janggal? Setelah pembelian, saya merasakan ada kejanggalan. Kenapa pesan WA saya tidak segera dibalas bahkan sampai beberapa hari. Di sinilah saya merasa was was.
Kesalahan saya tidak menanyakan apakah bisa dipindah atau tidak. Bagaimana perpanjangnya nantinya, hal inilah yang tidak saya tanyakan. Terlanjur beli dan saya sudah kadung suka dengan nama domain tersebut akhirnya hanya berdoa semoga baik-baik saja.
Kemudian sehari setelahnya saya mendapatkan materi tentang beli domain harus hati-hati. Jangan sampai beli di tempat abal-abal, apalagi tidak jelas siapa penyedianya. Disitulah saya merasa bimbang, apakah lanjut atau tidak. Sayangnya saya pilih lanjut. Ya sudahlah terima risiko nantinya.
Kondisi Domain Saat Ini
Ketika di pagi hari, saya tadinya mau membuat postingan baru. Untuk mengecek jumlah karakter url, maka saya pun buka blog. Ternyata ada penjelasan bahwa blog sudah diambil alih oleh penyedia domain bernama Godaddy. Bahkan saya dari awal tidak tahu penyedianya. Jadi seller yang menjual ke saya itu tidak mencantumkan darimananya. Tiba-tiba muncullah Godaddy.
Kalau teman beli domain baru, pasti diberi admin bagian klien atau dhasboard di penyedianya. Nah, di saya tidak, hanya diberi password ke Cloudflare. Info dari teman lainnya, bisa diperpanjang ke sellernya. Tapi setelah kejadian si seller tidak memberikan tanggung jawab apapun.
Memang Godaddy bagus dan terpercaya. Sayangnya domain saya dimiliki oleh orang lain. Penjelasannya bahwa domain terparkir gratis. Untuk diambil alih perlu membayar broker dengan harga jutaan. Wow sungguh tak terduga.
Domain saya belum ada satu tahun loh. Baru 10 bulanan, tapi tiba-tiba sudah terparkir gratis. Saya bingung dan kaget, mau sedih juga gimana lagi. Inilah risiko yang harus saya tanggung. Jadi saya hanya sebar ke grup blogging menanyakan perihal kejadian saya.
Saya tanyakan ke ahli blog dan teman-teman lainnya. Katanya kalau tidak jelas penyedianya, ya sudah ikhlaskan saja. Akhirnya ya sudahlah.
Setelah saya share di grup, ternyata ada teman yang sama beli di situ juga. Awal mendengar info saya sih aman-aman saja. Sehari setelahnya juga mengalami hal seperti blog saya. Sama-sama diparkir gratis di Godaddy. Kata teman-teman bisa diambil alih setelah lepas dari Godaddy setelah tiga bulan. Apakah mau diambil atau tidak, saya belum tahu.
Tips Beli Domain Aman
Ada tips beli domain yang bisa teman lakukan yaitu carilah penyedia layanan domain atau hosting yang sudah terpercaya. Yang banyak diulas dan penggunanya. Bisa dicari di websitenya, kita diberikan untuk memiliki admin domain kita. Kita bisa memiliki kode epp domain yang bisa digunakan untuk perpindahan ke penyedia lainnya.
Carilah yang harganya normal seperti umumnya. Meski berbeda pastinya hanya beberapa ribu bukan sampai setengah harga. Kecuali penyedia mengadakan promo awal pembelian. Nantinya harga perpanjang akan sama.
Semoga tulisan ini bisa memberikan pelajaran bagi teman-teman yang mau ngeblog atau sedang memiliki blog dari penyedia yang tidak jelas agar hati-hati. Risiko beli domain murah benar-benar tidak enak rasanya. Rasa kehilangan yang tidak bisa dilihat kembali.
![]() |
| Blog kenangan |




Iya emang paling bener beli di provider yg reputasinya udah jelas, yg CS-nya bisa dihubungi 24 jam kapan aja. Buat jaga-jaga saya juga beli hosting dan domain dari beragam provider, biar kalau komplen bakal ngebandingin dan suka ngancam bakal pindah provider (biar direspon cepet hehe).
ReplyDeletejadi ini blog baru ya mba? berarti jangan tergiur dengan harga murah. apapun barang & jasanya
ReplyDeleteBukan kak, ini blog kedua saya hehe. Bener kak, kecuali emang harga promo sih gpp heheh kalau brandnya juga terkenal.
DeleteTapi ada juga sih mba, provider yang menawarkan harga murah namun udah kredibel. Aku pribadi pas masih baru terjun ke dunia blogger nyontek sana sini, beli domain dimana baru deh aku mulai pesan sendiri. Semangat mbaaa.
ReplyDeleteYang penting gunakan penyedia yang sudah terpercaya, seperti my.id kan murah hehehe
Deletenah bener mbak. Aku pun coba tahu my.id itu bagus udah kepengen beli. Domain awalku itu xyz skrng agak menyesal sih tapi mau gimana lagi, ibarat anak pertama dan sudah menghasilkan banyak tulisan. kok eman eman ya kata orang Jawa kalau harus dihapus. hiks hiks.
DeleteJadi akhirnya setelah 3 bulan apa mau diambil lagi domainnya Mba? Pasang domain seharga 50 ribu oleh
ReplyDeleteGoDaddy, memang mencurigakan. Pengalamannyab juga ditulis biar pembaca dan yang punya niat buat pasang domain lebih berhati-hati. Saya juga baru perpanjangan dua kali, tadinya ingin pindah domain tapi takut ribet, akhirnya ya udahlah pakai domain lama. Yang penting engga pernah ada masalah blognya.
Godaddy itu penyedia domain terpercaya kak. Cuma ada orang yang sengaja beli untuk dijual ke orang lain. Kaya aku korbannya. Dijualnya murah dan tidak diberi client area untuk kita.
DeleteKurang tahu nih mau diambil atau enggak hehe. Banyak kok penyedia yang terpercaya dan sering ngadain promo, ini sih gpp.
Wah wahh, memang kudu hati2 banget kalo mau beli domain, ya
ReplyDeletepelajaran penting juga buatku dan para content creator lainnya
Aku dulu pas mau beli domain, sampai tanya beberapa orang buat memastikan kalau mana yang bagus dan bukan abal-abal. Soalnya pernah dengar teman yang punya kasus yang sama kayak Mbak gini. Kan nyesek juga kalau tiba-tiba blog kita tiba-tiba hilang.
ReplyDeleteserem ya?
ReplyDeleteapalagi saya mah kudet, untuk pasang saya serahkan ke tempat beli domain, tau bayar dan jadi :D :D
akhirnya selama bertahun tahun saya betah di Qwords walau pelayanannya standar aja
Wah, jadi punya pengalaman nih buat berhati-hati saat membeli domain. Huhuhu, sedih tapi kudu diikhlasin ya, Mbak. Memang betul sih, kadang harga tuh nggak bisa bohong. Ada harga, ada rupa. Meskipun nggak semuanya juga. Thanks for sharing, ya.
ReplyDeleteKeren penjelasannya biar yang beli domain setidaknya mengerti, pilih provider tergabung dalam Pandi, cek whois dan semacamnya.
ReplyDeleteTernyata punya pengalaman ngga menyenangkan, beli domain murah tapi blog hilang, jadi kehilangan dua kali. Sayang sekali, apalagi kalau blognya terawat.
ReplyDeleteWah bahaya juga ya ini mbak
ReplyDeletememamg saat beli domain harus teliti ya mbak
cari provider yang terpercaya
dulu aja aku beli domain survei sana sini dulu liat temen2 blogger lain pada pake apa providernya yang pastinya terpercaya krn untuk jangka panjang juga loh
ReplyDeleteMasya Allaaaah
ReplyDeleteuntuuuung anakku belum sempat beli domain murah yang sekarang bertebaran di media online!
Emang bener sih, cari penyedia layanan domain atau hosting yang sudah terpercaya. Yang banyak diulas dan penggunanya juga udah terbukti make bertahun tahun aman
Kalo mau beli domain tentunya harus selalu diperhatikan juga ya,jangan mudah tergiur hanya dengan harga murahnya saja. Saya selama ini sih beli dengan teman sehingga semua sudah diuruskan saja.
ReplyDeleteYa Allah ikut sedih Mbk, pastinya kehilangan banget ya, namanya juga rumah dunia maya. Semoga dijadikan pelajaran dan yang lain tidak terjadi lagi
ReplyDeleteJenama tersebut sering wara-wiri juga ngiklan di kanal Youtube kan yaa... keren pula tuh iklannya, tp kok bisa domain Mba Ovie terparkir gratis dan bisa diambil oleh orang lain. Wah makasih sharingnya ya Mba.
ReplyDeletewah bahaya juga ya ka efeknya beneran jadi bermasalah ke webnya
ReplyDeleteMungkin berikut daftar pilihan yang patut dicoba.
ReplyDeletehttps://www.alhikmah.my.id/p/daftar-campaign-affiliasi-website-kami.html
Semoga bisa membantu anda.